Roots blower termasuk salah satu teknologi low pressure blower yang banyak dimanfaatkan untuk beragam keperluan industri, pabrik, pertanian, hingga rumah tangga. Industri yang sering menggunakan roots blower adalah budidaya ikan atau aquaculture yang fungsinya sebagai alat oksigenase atau memberikan oksigen dalam air.

Fungsi blower ini tentu harus dijaga dengan perawatan root blower yang benar. Perawatan secara berkala untuk meminimalisir terjadinya kerusakan dan memperpanjang masa pakai alat ini. Berikut beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk merawat roots blower.
Seperti kebanyakan mesin pada umumnya, roots blower juga membutuhkan perawatan agar fungsinya tetap maksimal. Apa saja yang diperlukan untuk merawat roots blower? Berikut beberapa tips yang bisa Anda perhatikan.
Tips merawat roots blower yang pertama adalah memeriksa bagian pelumas secara berkala. Lakukan pemeriksaan dengan mengecek kualitas dan kuantitas oli yang tersisa. Apabila kualitas oli sudah menurun, Anda perlu melakukan penggantian oli.
Baca Juga : Pompa Three Lobe
Segera tambahkan oli jika perlu supaya mesin tidak cepat aus. Jumlah oli untuk pelumas roots blower harus sesuai dengan jumlah yang disarankan.
Perlu Anda ketahui bahwa roots blower adalah komponen mesin yang membutuhkan oli atau pelumas untuk meminimalkan efek gesekan pada mesin. Kualitas pelumasan yang baik dapat memperpanjang umur mesin sehingga bisa digunakan lebih lama. Oleh sebab itu, penting untuk memperhatikan bagian pelumas dalam merawat roots blower.
Selain pelumas, bagian penting lainnya yang perlu diperiksa secara rutin adalah inlet silencer. Pemeriksaan dilakukan untuk melihat komponen ini bersih atau tidak. Jika ada penyumbatan, kinerja blower akan terganggu.
Baca Juga : Pompa Rotary Lobe dan Cara Kerjanya
Sebagai informasi untuk Anda bahwa inlet silencer ini memiliki fungsi untuk menghisap udara dan kemudian mengeluarkannya melalui outlet silencer. Pemeriksaan kondisi inlet silencer perlu dilakukan secara berkala agar roots blower dapat dipakai untuk jangka waktu yang lebih lama.

Pemeriksaan inlet silencer juga dilakukan dengan tujuan untuk memastikan apakah ada kebocoran atau tidak. Hal ini penting untuk memastikan aliran udara dapat mengalir dengan baik pada roots blower.
Dalam merawat roots blower juga penting untuk selalu memperhatikan bagian v-belt. Lakukan pengecekan secara rutin dan segera ganti v-belt yang sudah rusak. Ciri-ciri v-belt yang rusak biasanya ditandai dengan suaranya yang memekik.
Jika kualitas v-belt sudah menurun atau melewati batas usia penggunaan, gesekan antara v-belt dan pulley akan menimbulkan suara berisik. Selain itu, v-belt yang rusak juga berisiko mengalami retak dan putus. V-belt yang sudah lama digunakan atau mencapai 650 km perlu diganti.
Tips merawat roots blower agar tidak mudah rusak berikutnya adalah pengecekan bagian pulley secara rutin. Seiring penggunaan roots blower, pulley dapat mengalami kerusakan seperti aus.
Kondisi ini dapat menyebabkan mesin tidak dapat bekerja secara maksimal. Jadi, penting untuk memeriksa pulley untuk mencegah hal tersebut.
Baca Juga : Pengolahan Blower Water Treatment
Tidak hanya pemeriksaan kondisi pulley, melainkan kebersihan bagian ini juga tidak boleh diabaikan. Cek apakah ada kotoran di bagian pulley dan segera dibersihkan supaya mesin blower dapat berfungsi dengan baik.

Pastikan cooling system yang terpasang pada root blower berfungsi dengan baik. Pemeriksaan berkala terhadap peralatan pendingin seperti sprinkler dan lainnya sangat penting untuk mengantisipasi risiko overheat yang bisa menyebabkan kebakaran.
Baca Juga : Mengenal Positive Displacement Blower dan Fungsinya
Filter udara pada root blower perlu diperiksa dan diganti secara teratur. Filter yang bersih dan berfungsi dengan baik akan memastikan udara yang masuk ke blower bebas dari kotoran atau partikel yang dapat merusak komponen internal.
Implementasikan sistem pemantauan kondisi untuk memonitor kinerja root blower secara real-time. Sistem ini dapat membantu mendeteksi potensi masalah sejak dini dan mengurangi risiko kerusakan serius yang dapat mengganggu operasional.
Baca Juga : Perbedaan Root Blower vs Ring Blower, Jangan Salah Pilih!
Periksa kondisi bantalan pada blower secara berkala. Bantalan yang aus dapat menyebabkan getaran yang berlebihan dan mengakibatkan kerusakan pada blower. Pastikan untuk melumasi atau mengganti bantalan yang sudah tidak efektif.
Jika root blower menggunakan sistem pemisahan minyak-air, pastikan bahwa sistem ini berfungsi dengan baik. Pemisahan yang efisien akan memastikan bahwa minyak tidak mencampur dengan udara yang dipompa oleh blower.
Periksa kemungkinan kebocoran pada seluruh sistem root blower. Kebocoran dapat menyebabkan penurunan kinerja dan kerugian energi. Lakukan pemeriksaan visual dan uji tekanan untuk mengidentifikasi dan memperbaiki kebocoran.
Baca Juga : Pentingnya Aeration Blower Dalam Industri Pengolahan Air
Pemeliharaan preventif adalah kunci menjaga root blower beroperasi optimal dan mencegah kerusakan tidak terduga. Berikut adalah jadwal pemeliharaan rutin yang direkomendasikan berdasarkan interval waktu:
Lakukan pengecekan visual dan pendengaran setiap shift operasional. Perhatikan suara abnormal seperti grinding, knocking, atau squealing yang mengindikasikan masalah bearing atau rotor.
Periksa temperatur casing dengan menyentuh atau menggunakan thermometer infrared, karena suhu berlebih adalah warning sign. Cek level oli melalui sight glass dan pastikan berada di range normal. Monitor juga vibrasi tidak normal dan pastikan tidak ada kebocoran oli dari seal.
Bersihkan filter udara inlet dengan compressed air atau ganti jika sudah terlalu kotor. Periksa kondisi v-belt (jika applicable) terhadap keretakan, keausan, atau tension yang kendor.
Verifikasi pembacaan pressure gauge dan ampere meter motor untuk mendeteksi deviasi dari baseline normal. Periksa baut-baut mounting dan coupling untuk memastikan tidak ada yang kendor akibat vibrasi.
Lakukan inspeksi menyeluruh sistem pelumasan termasuk kondisi oli—ganti jika sudah berwarna gelap atau terkontaminasi. Bersihkan housing blower dari debu dan kotoran yang menumpuk. Periksa alignment motor dan blower menggunakan straight edge atau dial indicator. Cek kondisi flexible connector dan pastikan tidak ada crack atau deterioration.
Ganti oli gear dan bearing sesuai rekomendasi pabrikan, biasanya setiap 2000-3000 jam operasi atau 3-6 bulan. Inspeksi detail bearing terhadap excessive play atau noise. Periksa dan kencangkan semua electrical connection. Lakukan test performa dengan mengukur flow rate dan pressure output, bandingkan dengan spesifikasi design.
Lakukan overhaul inspection termasuk pembukaan casing untuk memeriksa kondisi rotor, timing gear, dan clearance internal. Ganti seal dan gasket yang menunjukkan tanda keausan. Lakukan balancing rotor jika diperlukan. Verifikasi alignment secara presisi menggunakan laser alignment tool. Periksa motor penggerak termasuk insulation resistance dan bearing condition.
Dokumentasikan setiap aktivitas pemeliharaan dalam logbook dengan mencatat tanggal, temuan, dan tindakan yang dilakukan. Data historis ini sangat berharga untuk predictive maintenance dan troubleshooting di masa depan.
Baca Juga : Tips Memilih Roots Blower Sesuai Kapasitas dan Tekanan
Itulah beberapa tips perawatan root blower yang perlu untuk Anda lakukan. Setiap komponen pada roots blower di atas membutuhkan perawatan secara berkala untuk menjaga kualitas dan kinerja mesin root blower. Jangan lupa untuk segera ganti komponen yang memang sudah rusak atau kualitasnya menurun.
Selain itu, penting juga untuk kalibrasi komponen, pemeriksaan getaran dan suara, pengendalian suhu hingga pengecekan kelistrikan.
Untuk mendapatkan hasil yang terbaik dari perawatan root blower, Anda dapat menghubungi Kami. Kami PT Intidaya Dinamika Sejati memiliki workshop untuk memperbaiki segala kerusakan root blower dan juga maintenance reguler yaitu Bengkel Sejati.
Selain itu, Kami juga merupakan distributor resmi di Indonesia untuk root blower Pedro Gil. Merk ini sudah terkenal dan dibuat langsung dari Barcelona, Spanyol. Dengan harga yang cukup terjangkau ditambah kualitas yang baik, Pedro Gil menjadi salah satu root blower yang bisa Anda gunakan pada proses produksi.
Segera hubungi Kami untuk mendapatkan penawaran terbaik dari Kami. Atau Anda juga dapat mendatangi kantor Kami yang ada di 4 kota, Surabaya, Jakarta, Semarang dan Jember.