roots blower Pedro Gil Indonesia
22 Dec 2025 - Roots Blower | By Admin

Cara Mengatasi Pulsasi dan Kebisingan Root Blower Industri

Suara berdenyut keras dan kebisingan berlebih dari root blower bukan hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga merupakan red flag yang menunjukkan ada masalah pada sistem. Pulsasi udara yang berlebihan dan noise level tinggi dapat menyebabkan kelelahan operator, menurunkan produktivitas, bahkan melanggar regulasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang mensyaratkan batas paparan kebisingan maksimal di tempat kerja.

Lebih dari sekadar gangguan, kebisingan abnormal sering kali mengindikasikan masalah mekanis atau instalasi yang kurang tepat. Dengan artikel ini, Kami akan coba membahas penyebab pulsasi dan kebisingan pada root blower serta solusi praktis untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih nyaman dan aman.

Memahami Pulsasi dan Kebisingan pada Root Blower

Pulsasi adalah fluktuasi tekanan udara yang terjadi akibat karakteristik operasional root blower. Setiap kali rotor membuka dan menutup ruang kompresi, terjadi discharge udara secara periodik yang menciptakan gelombang tekanan. Pada frekuensi tinggi, pulsasi ini terdengar sebagai denyutan atau humming yang ritmis.

Kebisingan pada root blower berasal dari dua sumber utama: mekanis dan aerodinamis. Noise mekanis dihasilkan oleh komponen bergerak seperti bearing, gear, dan rotor yang berputar dengan kecepatan tinggi. Sementara noise aerodinamis berasal dari turbulensi aliran udara, terutama pada inlet dan outlet blower.

Root blower yang beroperasi normal menghasilkan noise level sekitar 75-85 dB(A), setara dengan suara traffic jalan raya. Namun, jika level kebisingan melampaui 90 dB(A) atau terdengar ada perubahan karakteristik suara seperti grinding, squealing, atau knocking, ini mengindikasikan masalah yang perlu segera ditangani.

Baca Juga : Tips Perawatan Root Blower agar Tidak Mudah Rusak

Menurut regulasi K3, paparan kebisingan di atas 85 dB(A) selama 8 jam kerja memerlukan alat pelindung pendengaran dan upaya pengendalian teknis. Kebisingan berlebih tidak hanya berisiko menyebabkan gangguan pendengaran permanen pada operator, tetapi juga meningkatkan stress, menurunkan konsentrasi, dan dapat menyembunyikan suara warning lain di area kerja.

Penyebab Pulsasi dan Kebisingan Berlebih

bagian root blower(sumber : amechieneer.com)

Desain sistem piping yang kurang tepat adalah penyebab paling umum. Pipa yang terlalu pendek langsung dari discharge blower tidak memberikan ruang untuk peredaman pulsasi. Elbow dengan sudut tajam menciptakan turbulensi tinggi yang mengamplifikasi kebisingan.

Tidak adanya atau rusaknya silencer membuat pulsasi udara langsung keluar tanpa diredam. Silencer yang sudah aus, basah, atau terkontaminasi oli kehilangan efektivitasnya dan perlu diganti.

Mounting atau instalasi yang tidak proper menyebabkan vibrasi blower bertransmisi ke foundation, struktur bangunan, dan piping, menciptakan efek resonansi yang memperbesar kebisingan. Instalasi tanpa vibration isolator adalah kesalahan yang sering terjadi.

Kecepatan operasional terlalu tinggi menghasilkan pulsasi lebih sering dan noise mekanis lebih keras. Blower yang di-overrun melebihi rated speed akan sangat berisik dan cepat aus.

Clearance rotor yang tidak sesuai baik karena aus natural atau kesalahan adjustment menciptakan kebocoran internal dan noise tambahan. Rotor yang terlalu rapat juga bisa menyentuh casing dan menghasilkan suara scraping yang sangat keras.

Ketidakseimbangan rotor akibat keausan tidak merata, akumulasi material, atau kerusakan menyebabkan vibrasi berlebih yang ditransmisikan sebagai noise. Imbalance juga mempercepat kerusakan bearing.

Resonansi pada sistem piping terjadi ketika frekuensi natural pipa bertepatan dengan frekuensi pulsasi blower, menciptakan amplifikasi suara yang dramatis. Pipa panjang tanpa support memadai sangat rentan terhadap masalah ini.

Bearing yang aus atau rusak menghasilkan grinding noise khas dan meningkatkan vibrasi mekanis secara signifikan. Bearing noise biasanya bertambah parah seiring waktu dan frekuensi operasional.

Baca Juga : Pemasangan Blower Pedro Gil Pada Baseplate Aerzen

Solusi Mengatasi Pulsasi dan Kebisingan

1. Instalasi atau Perbaiki Silencer

Silencer atau muffler adalah solusi paling efektif untuk mengurangi kebisingan aerodinamis dan pulsasi. Silencer bekerja dengan meredam gelombang tekanan dan menyerap energi akustik sebelum keluar ke atmosfer.

Ada dua jenis utama silencer: reactive type yang menggunakan chamber dan baffle untuk memantulkan gelombang suara, dan absorptive type yang menggunakan material penyerap suara seperti fiberglass atau foam. Untuk root blower, kombinasi keduanya sering memberikan hasil terbaik.

Pasang silencer pada inlet dan outlet blower untuk hasil maksimal. Silencer inlet mengurangi noise dari hisapan udara, sementara outlet silencer meredam pulsasi discharge. Silencer berkualitas baik dapat mengurangi noise level hingga 15-25 dB(A)—perbedaan yang sangat signifikan bagi kenyamanan operator.

Pastikan silencer di-maintain dengan baik. Bersihkan secara berkala dari kotoran dan pastikan elemen penyerap suara tidak basah atau terkontaminasi oli. Silencer yang rusak harus segera diganti untuk mempertahankan efektivitasnya.

2. Optimalkan Desain Sistem Piping

Desain piping yang baik adalah kunci mengurangi pulsasi dan kebisingan. Gunakan pipa dengan panjang minimal 5-10 kali diameter discharge sebelum ada perubahan arah atau fitting. Panjang pipa ini memberikan ruang untuk pulsasi meredam secara natural.

Hindari penggunaan elbow 90° tajam yang menciptakan turbulensi tinggi. Gunakan long radius elbow dengan radius minimum 1.5 kali diameter pipa, atau kombinasi dua elbow 45° dengan jarak antara. Transition yang smooth mengurangi turbulensi dan noise drastis.

Pertimbangkan instalasi expansion chamber atau pulsation dampener pada discharge line. Perangkat ini bekerja seperti resonator yang menyerap energi pulsasi dan menghaluskan aliran udara. Untuk aplikasi dengan pulsasi ekstrem, ini bisa menjadi solusi yang sangat efektif.

Pasang flexible connector antara blower dan piping rigid untuk mencegah transmisi vibrasi. Flexible connector juga mengakomodasi thermal expansion dan misalignment minor, melindungi flange blower dari stress berlebih.

3. Perbaiki Sistem Mounting dan Isolasi Vibrasi

Sistem mounting yang proper adalah foundasi dari noise control. Gunakan anti-vibration mount atau rubber pad di bawah setiap mounting point blower. Material isolator ini menyerap vibrasi dan mencegahnya mentransmisi ke foundation dan struktur bangunan.

Untuk blower berukuran besar atau yang menghasilkan vibrasi signifikan, pertimbangkan spring isolator yang memberikan isolasi lebih baik pada frekuensi rendah. Spring isolator membutuhkan investasi lebih besar tetapi sangat efektif untuk aplikasi demanding.

Pastikan foundation atau base frame kokoh, rata, dan level. Foundation yang lemah atau tidak level akan mengamplifikasi vibrasi dan menyebabkan misalignment yang memperparah masalah noise. Untuk instalasi di lantai atas atau struktur ringan, reinforcement mungkin diperlukan.

Jaga jarak minimal 15-30 cm antara blower dengan dinding atau struktur lain. Clearance ini mencegah vibrasi bertransmisi langsung dan memberikan ruang untuk akses maintenance.

4. Sesuaikan Kecepatan Operasional

Jika sistem Anda menggunakan Variable Frequency Drive (VFD), menurunkan RPM blower adalah cara paling sederhana mengurangi noise. Noise level berbanding lurus dengan kecepatan—penurunan 10% RPM dapat mengurangi noise hingga 3-5 dB(A).

Evaluasi apakah blower memang perlu beroperasi pada kecepatan maksimal sepanjang waktu. Dalam banyak aplikasi, output dapat diturunkan pada jam-jam tertentu tanpa mempengaruhi proses. Mode operasi variable speed tidak hanya mengurangi noise tetapi juga menghemat energi signifikan.

Temukan sweet spot operasional di mana output memenuhi requirement tetapi noise masih pada level acceptable. Dokumentasikan setting optimal ini untuk konsistensi operasional.

5. Perawatan dan Penyesuaian Komponen Internal

Lakukan inspeksi dan adjustment clearance rotor sesuai spesifikasi pabrikan. Clearance yang terlalu besar mengurangi efisiensi dan meningkatkan noise, sementara terlalu rapat berisiko kontak rotor-casing. Adjustment ini memerlukan keahlian khusus dan sebaiknya dilakukan oleh teknisi terlatih.

Jika rotor mengalami imbalance, lakukan rotor balancing dengan equipment khusus. Rotor yang seimbang berputar smooth dengan vibrasi dan noise minimal. Balancing sebaiknya dilakukan setiap major overhaul atau jika ada kerusakan rotor.

Ganti bearing yang menunjukkan tanda-tanda keausan seperti excessive play, noise grinding, atau hot bearing. Bearing baru yang terpasang dengan proper alignment dan lubrication akan beroperasi sangat quiet.

Periksa dan kencangkan semua baut mounting, coupling, dan casing. Baut yang longgar adalah sumber vibrasi dan rattling noise yang mudah diperbaiki tetapi sering terabaikan.

6. Tambahkan Enclosure atau Sound Barrier

Untuk situasi di mana solusi di atas belum cukup, acoustic enclosure adalah opsi komprehensif. Enclosure dengan sound-absorbing lining dapat mengurangi noise yang keluar hingga 20-30 dB(A), menciptakan perbedaan dramatis di area sekitar.

Desain enclosure harus mempertimbangkan ventilasi memadai untuk mencegah overheating. Gunakan acoustic louvers atau ducted ventilation dengan silencer untuk mempertahankan cooling sambil meminimalkan noise escape.

Baca Juga : Cara Mengatasi Root Blower Panas Berlebih dengan Tepat

Jika full enclosure tidak feasible karena keterbatasan space atau budget, pertimbangkan partial barrier atau sound curtain di sisi yang menghadap area operator. Material sound-absorbing foam atau curtain khusus dapat memberikan pengurangan noise signifikan dengan biaya lebih rendah.

Untuk instalasi outdoor, weather-resistant acoustic panels dapat ditempatkan strategis di sekitar blower untuk memblok noise propagation ke area sensitif.

Maintenance untuk Mencegah Masalah Noise

maintenance root blower

Program maintenance preventif adalah kunci menjaga noise level tetap acceptable. Lakukan inspeksi rutin bearing, mounting bolts, coupling, dan komponen bergerak lainnya setiap minggu atau sesuai jadwal operasional.

Gunakan sound level meter untuk monitoring noise level secara berkala. Catat baseline noise saat blower baru atau setelah overhaul, kemudian lakukan pengukuran bulanan untuk mendeteksi trend peningkatan. Kenaikan noise 5-10 dB dari baseline adalah signal untuk investigasi lebih lanjut.

Pertahankan lubrication schedule yang konsisten. Bearing yang well-lubricated beroperasi lebih quiet dan tahan lama. Gunakan grease atau oil sesuai spesifikasi dan hindari over-lubrication yang justru kontraproduktif.

Dokumentasikan setiap perubahan karakteristik noise, kapan mulai terjadi, dan kondisi operasional saat itu. Data ini sangat berharga untuk troubleshooting dan menentukan root cause masalah.

Lakukan corrective action segera ketika mendeteksi noise abnormal. Menunda perbaikan hanya akan memperparah kerusakan dan meningkatkan biaya repair di kemudian hari.

Baca Juga : Dampak Filter Udara Kotor pada Performa Root Blower

Pulsasi dan kebisingan berlebih pada root blower adalah masalah yang dapat dan harus diatasi. Dengan kombinasi solusi yang tepat mulai dari instalasi silencer, optimasi piping, isolasi vibrasi, hingga maintenance proper noise level dapat diturunkan drastis menciptakan lingkungan kerja yang jauh lebih nyaman dan aman.

Jangan abaikan masalah kebisingan ini bisa mengindikasikan masalah mekanis yang jika dibiarkan akan berkembang menjadi kerusakan serius. Tindakan preventif dan corrective yang tepat waktu akan menghemat biaya besar dalam jangka panjang.

Baca Juga : Tips Memilih Roots Blower Sesuai Kapasitas dan Tekanan

Untuk solusi komprehensif, pertimbangkan root blower Pedro Gil dari PT Intidaya Dinamika Sejati. Pedro Gil root blower didesain dengan noise optimization features termasuk precision-balanced rotors, high-quality bearings, dan compatibility dengan berbagai silencer dan isolator.

Tim teknis kami siap membantu Anda dengan konsultasi noise assessment, rekomendasi solusi paling cost-effective, dan penyediaan komponen noise reduction seperti silencer, flexible connector, dan anti-vibration mount berkualitas tinggi. Kami juga menyediakan layanan installation guidance dan commissioning untuk memastikan sistem Anda beroperasi dengan noise level optimal.

Hubungi PT Intidaya Dinamika Sejati hari ini untuk mendapatkan root blower berkualitas dan support teknis yang reliable. Ciptakan lingkungan kerja yang produktif, nyaman, dan aman untuk tim Anda.

Jika Anda membutuhkan bantuan untuk memilih rootsblower yang tepat, Anda dapat menghubungi PT Intidaya Dinamika Sejati. Intidaya Dinamika Sejati adalah perusahaan distributor resmi salah satu produk roots blower Pedro Gil. Produk buatan langsung dari Barcelona yang diimpor ke Indonesia hanya melalui PT Intidaya Dinamika Sejati.

Anda dapat menghubungi sales representatif kami melalui telepon atau whatsapp. Atau Anda juga bisa mengunjungi langsung kantor kami yang berada di 4 kota besar yaitu Jakarta, Surabaya, Medan dan Semarang.
PT Intidaya Dinamika Sejati
roots blower Pedro Gil Indonesia roots blower Pedro Gil Indonesia roots blower Pedro Gil Indonesia
roots blower Pedro Gil Indonesia
Jakarta
Jl. Pangeran Jayakarta
Ruko Blok 123 No. 41
Telp. (021) 600 8054
Semarang
Perum Griya Bukit Jati Asri
Blok C18 - Ungaran Timur
Telp. (024) 7690 2512
Surabaya
Jl. Sidosermo Indah I/11
Kel. Sidosermo - Kec. Wonocolo
Telp. (031) 9984 6910
Jember
Jl. Mh. Thamrin Km 1
Ajung - Kab. Jember
Telp. (0331) 366 505
Medan
Telp. 0811 253 052
Legal Mention | Privacy Policy | Pedro Gil Indonesia @2026 - created by KIBO CREATIVE